Tuesday, November 6, 2012

LCD vs LED


Dalam teknologi sebenarnya LCD dan LED itu sama-sama bagus. Tapi apa yang membedakan mereka? Apakah tingkat ketajaman gambar yang tinggi yang bisa membuat orang eyegasm? Apakah jumlah warna yang sangat banyak yang bisa membuat orang yang mengidap epilepsi langsung kumat? Atau memang hanya sekedar bagus? Mari kita bahas

DAT MONITOR
LCD merupakan singkatan dari "Liquid Crystal Display" dan secara teknis, monitor LED (Light Emitting Diode) juga termasuk jenis LCD. Cara kerja mereka adalah mereka mempunyai 2 jenis layar yang dapat dilewati cahaya yang dimana cahayanya dapat diatur oleh liquid crystal yang ada di layar.

Salah satu perbedaan yang cukup signifikan adalah penempatan lampu di dalam monitor LCD dan LED. Lampu flourescent yang ada di LCD selalu berada di belakang layar. Sedangkan untuk LED lampunya dapat diletakan di belakang layar ataupun di bagian pinggir layar. Dari penempatan lampu tersebut LED dapat menghemat pemakaian energi dan dapat mengeluarkan gambar, warna, dan cahaya yang lebih baik dari LCD.

LED menghasilkan gambar yang lebih bagus karena 2 hal. Yang pertama adalah LED menggunakan basis RGB untuk menghasilkan warna yang lebih tajam dan lebih bagus. Yang kedua, lampu LED itu dapat diredupkan. Dengan diredupkannya lampu tersebut LED dapat menghasilkan warna hitam yang lebih baik dan dapat menajamkan warna secara lebih baik lagi. Namun fitur ini tidak ada di LED yang lampunya berada di pojokan layar atau yang disebut juga edge-lit LED.

Fitur lainnya dari LCD dan LED adalah mereka tidak gampang terkena burn-in, yaitu dimana gambarnya terlihat tercetak di layar dan mengganggu penonton. LCD dan LED juga bagus digunakan untuk menonton video dan untuk bermain.

Friday, October 26, 2012

Pengenalan Web Hosting


Yak, kali ini kita akan berbicara tentang Web Hosting. Web Hosting merupakan tempat dimana kalian menaruh data kalian di Internet yang membentuk menjadi sebuah Website milik kalian sehingga dapat dilihat oleh orang-orang yang sedang menggunakan Web.

Kita dapat menyewa Web di perusahaan Web Hosting. Mereka menyediakan tempat untuk pengguna agar dapat menaruh data-data mereka di Web dengan batasan Bandwidth yang disediakan. Web yang disediakan berlokasi di Server yang sudah ditetapkan. Kita harus meng-upload data kita ke server terlebih dahulu sebelum kita dalam menggunakannya.

Jika kalian ingin menggunakan Web Hosting kalian biasanya harus membayar setiap bulan atau setiap tahun tergantung perusahaannya untuk biaya servis dan pelayanan perusahaan tersebut. Ada banyak sekali perusahaan yang menyediakan Web Hosting jadi kalian bisa memilih sesuai dengan kebutuhan kalian.

Thursday, October 18, 2012

8 Golden Rules of Interface Design oleh Shneiderman


Kali ini saya akan menjelaskan tentang 8 Golden Rules oleh Shneiderman. Saya akan mencoba menjelaskan sesuai dengan kemampuan saya.

1. Strive for Consistency (Mengutamakan konsistensi)

Buatlah User Interface yang mudah dan mempunyai situasi yang mirip dengan User Interface kebanyakan agar user tidak kebingungan menggunakannya dan merasa nyaman. Contohnya bisa dilihat pada kebanyakan Sistem Operasi. Rata-rata dari mereka mengunakan interface loading yang mirip dan membuat orang-orang tahu fungsinya hanya dengan melihatnya. Begitu pula dengan jendela konfirmasi. Biasanya selalu memiliki tombol "OK" dan "Cancel".

Apalagi kalau galau
2. Enable frequent users to use shortcuts (Mempermudah user dengan menyediakan shortcut)

Sediakan jalan pintas agar user tidak sulit mencari suatu program yang jika dicari jalannya berliku-liku. Jalan pintasnya bisa berupa function key, perintah tersembunyi, dan aksi otomatis. Twitter mempunyai fitur seperti ini. Pengguna Twitter dapat menggunakan tombol 'n' pada keyboard untuk membuat Tweet baru dan tombol 'm' untuk membuat pesan pribadi (Direct Message).

Hidup akan lebih mudah jika dunia nyata memliki jalan pintas
3. Offer informative feedback (Menyediakan informasi balasan)

Saat user menggunakan User Interface anda, ada baiknya jika UI anda menyediakan informasi balasan yang memberitahu user baik atau buruknya aksi mereka. Untuk aksi yang tidak begitu penting program bisa memberikan balasan yang kecil dan tidak terlalu penting. Untuk aksi yang penting program bisa memperingatkan user akan aksinya. Contohnya seperti layar login di Facebook. Jika anda salah memasukan username dan password anda akan mendapatkan peringatan bahwa anda salah memasukkan data.

Kamu! Ya! Kamu yang sedang membaca!

4. Design dialog to yield closure (Design cara agar lebih mudah menggunakannya)

Buatlah sebuah cara penggunaan program yang menjelaskan dari awal sampai akhir. Jika user berhasil lewati satu langkah berikan informasi yang jelas bahwa mereka bisa lanjut ke tahap berikutnya. Ketika selesai beritahu user bahwa semua langkah sudah selesai. Contohnya adalah program installasi yang memberitahu user langkah-langkah yang harus dilakukan hingga instalasi selesai.

Tidak bertele-tele
5. Offer simple error handling (Sediakan cara menyelesaikan error yang mudah)

Buatlah sistem agar user tidak bisa membuat error yang serius dan program seharusnya dapat menyelesaikan error dan memberikan solusi yang mudah dan gampang dimengerti.

Suram
6. Permit easy reversal of actions (Berikan solusi untuk membalikkan keadaan ke bentuk sebelumnya)

Berikan user suatu fungsi untuk mengembalikan suatu kondisi ke kondisi sebelumnya. Fungsi tersebut sangat berguna apabila user melakukan kesalahan. Contohnya adalah Ctrl+Z yang sering sekali digunakan oleh program-program dan user.



7. Support internal locus of control (Buat user merasa memegang kontrol)

User yang sudah ahli selalu ingin merasa bahwa mereka memegang kontrol dari sistem tersebut. Pastikan desainnya membuat user merasa berkuasa dan tidak hanya merespon dari suatu situasi. Contohnya adalah iGoogle. Mereka membiarkan user untuk mengkustomisasi workspace mereka dan dapat menaruh apa yang mereka inginkan di halaman depan milik mereka.

Kucing, mengontrol manusia sejak dahulu kala
8. Reduce short-term memory load (Buat sesederhana mungkin)

Buatlah desain yang sederhana dan tidak menyulitkan user untuk mengingat karena tidak semua orang mempunyai ingatan jangka panjang. Semakin sederhana semakin baik. Lihat saja Google Search. Google hanya memberikan text box dan sebuat tombol. Sederhana bukan?

Homer bahkan tidak mempunyai kapasitas untuk mengingat
Meskipun terlihat mudah dan gampang diingat, aturan-aturan ini juga mudah terlupakan. Ingat-ingatlah saat kalian membuat desain suatu program.

Thursday, October 11, 2012

Apa itu Javascript?

Jika kalian sering menggunakan Web, kalian pasti pernah mendengar Javascript. Apa sebenarnya Javascript itu?
Javascript dan Java itu serupa tapi tak sama

Javascript adalah sebuah bahasa pemrograman yang umumnya digunakan dalam web browser. Javascript didasarkan dari standar bahasa ECMAScript dan digunakan dalam bentuk client-side Javascript dan disatukan dalam web browser untuk menghasilkan User Interface yang lebih baik dan dynamic website. Biasanya digunakan untuk tugas-tugas yang sederhana seperti membuka jendela web browser baru, memeriksa data yang kita input benar atau tidak, dan lain - lain. Karena penggunaannya yang luas di dalam Web, Javascript bahkan disebut-sebut sebagai bahasa Web itu sendiri.

Javascript mempunyai fitur-fitur sebagai berikut :

Imperative and Structured

Javascript mendukung banyak syntax programming yang berasal dari C seperti fungsi if, fungsi switch, dan fungsi while. Dan seperti C, Javascript membedakan antara expression dan statement. Javascript sendiri memiliki fitur automatic semicolon insertion yang dimana jika anda lupa menggunakan semicolon untuk menandai akhir dari sebuah kalimat program, dia akan memasukkannya sendiri.

Dynamic

Javascript mempunyai fitur yang membuat dia menjadi bahasa yang dinamis seperti Dynamic Typing, Object Based, dan Run-Time Evaluation.

Functional

Javascript mempunyai 2 jenis fungsi. Yang pertama adalah First-Class Function, yang dapat menganggap fungsi sebagai objek tanpa kehilangan fungsinya. Yang kedua adalah nested function and closures yang memfasilitasi pembuatan fungsi di dalam fungsi.

Selain itu Javascript juga tidak menggunakan class tapi menggunakan prototype sebagai penganti class untuk melakukan inheritance

Contoh dari Javascript :

Simple "Hello World" Code

console.log("Hello world!");

Fungsi Recursive

function factorial(n) {
    if (n == 0) {
        return 1;
    }
    return n * factorial(n - 1);
}

Tidak hanya di Web Browser, Javascript juga banyak digunakan di aplikasi-aplikasi lain. Contohnya adalah Javascript support di PDF milik Adobe. Javascript juga dapat dibuat di aplikasi Adobe lain seperti Photoshop dan Dreamweaver. Google pun juga memakai banyak Javascript di Google Docs dan Google Spreadsheet milik mereka. Unity, sebuah 3D Game Engine pun dapat menggunakan Javascript yang sudah dimodifikasi untuk menambah fitur dalam pembuatan game.

Thursday, October 4, 2012

HTML vs HTML 5




HTML 5 merupakan versi terbaru dari bahasa HTML. Tentunya ada fitur-fitur tambahan yang membuat dia berbeda dengan pendahulunya. Apa sajakah itu?

Integrated Audio dan Video

Di HTML 4, pendahulu HTML 5, kita tidak bisa sembarangan memasukkan konten berupa audio ataupun video. HTLM 4 tidak memberikan fitur agar kita dapat memasukkannya langsung tetapi harus melewati bantuan aplikasi third-party. Sedangkan di HTML 5 sudah bisa memasukkan audio dan video tanpa harus menggunakan aplikasi third-party. Di dalam HTML 5 sudah ada kodingan <audio> dan <video> yang dapat digunakan untuk menampilkan audio dan video

Integrated Vector Graphics

Pada HTML 4 kita tidak bisa memasukkan gambar vector secara langsung. Kita harus menggunakan bantuan aplikasi seperti VML, Silverlight, Flash dan lain-lain. Sedangkan di HTML 5 vector sudah merupakan satu bagian dari HTML 5 itu sendiri. Mereka mempunyai SVG dan canvas sendiri.

Integrated Geolocation

Pada HTML 4 lokasi user dengan menggunakan Geolocation sangat sulit ditentukan dan lebih sulit lagi apabila user menggunakan mobile device seperti handphone dan tablet. Namun pada HTML 5 hal itu dapat dilakukan lebih mudah dengan adanya JS Geolocation API di dalam HTML 5 yang dapat membantu browser menentukan Geolocation user yang sedang menggunakan browser (Jika user mengijinkannya)

Javascript Support

Javascript pada HTML 4 tidak diijinkan untuk berjalan di dalam browser. Javascript akan dijalankan di satu thread yang sama dengan interface browser tersebut. Sedangkan HTML 5 mengijinkan Javascript untuk berjalan di background berkat bantuan JS Web Worker API yang terintegrasi di dalam HTML 5.

Cache

Pada HTML 4 Browser cache dapat digunakan untuk penyimpanan data sementara di browsernya sendiri. Di HTML 5 tidak mengunakan Browser Cache sedangkan menggunakan Application Cache, Web SQL storage, dan Web storage yang tersedia di storage bagian user dan dapat diakses menggunakan interface Javascript di browser yang menggunakan HTML 5

Compability

HTML 4 dapat digunakan pada semua browser yang terdahulu. Beberapa browser baru sudah memulai memuat spesifikasi HTML 5 seperti Firefox, Chrome, Safari, Opera, dan lain-lain.

Saya sendiri bukan seorang expert dalam hal HTML dan HTML 5 tapi semoga ini dapat membantu anda agar lebih mengerti dan mendapat pengetahuan tentang HTML dan HTML 5. Jika merasa ada yang kurang ataupun ada yang ingin ditambahkan silahkan gunakan comment box  di bawah.

Tuesday, September 25, 2012

Sejarah dan perkembangan Tablet PC hingga saat ini



Di tahun 2012 ini Tablet PC sudah merupakan salah satu barang yang penting dalam kehidupan sehari-hari manusia. Sebenarnya bagaimana perjalanan dari Tablet PC ini? Saya akan menceritakannya sesuai dengan kemampuan saya.

Tablet PC dibuat pertama kali dengan tujuan membuat teknologi berdasarkan pen computing. Nenek moyang Tablet PC sudah ada sejak era 1800-an dengan paten pertama yang didaftarkan untuk tablet elektronik yang dapat membuat tulisan tangan yang bernama Telautograph hingga akhirnya pada tahun 1915 teknologi untuk membaca tulisan tangan dihasilkan dan dipatenkan. Tablet PC sudah menjadi impian orang sejak dahulu. Buktinya dapat ditemukan di film-film futuristik jaman dahulu. Seperti penggunaan tablet PC di 2001: A Space Odyssey dan Star Trek.

Setelah banyak percobaan dan eksperimen dari banyak perusahaan, Apple Computer pada tahun 1987 memulai proyek tabletnya yang akhirnya menghasilkan Apple Newton pada tahun 1993 yang merupakan tablet terkecil dengan ukuran layar 6 inci. Tidak ketinggalan Intel yang mengumumkan produk tablet mereka pada tahun 1999 dengan nama WebPAD yang akhirnya berubah nama menjadi Intel Web Tablet.

Pada tahun 1999-2000 Microsoft berusaha untuk membangkitkan kembali era Tablet PC dengan mendesain ulang konsep dari tablet PC tersebut tetapi usaha mereka gagal karena kurangnya aplikasi yang memadai dan terlalu banyak masalah yang mendampingi tablet PC milik Microsoft tersebut.

Setelah jangka waktu 10 tahun dari usaha Microsoft membuat tablet PC, Apple pun mulai mengambil langkah mereka yang nantinya akan membuat mereka menjadi salah satu perusahaan yang paling dikenal di muka bumi hingga saat ini. Pada tahun 2010 Apple mengenalkan produk mereka yang paling bergengsi hingga saat ini yaitu iPad. Orang-orang tertarik pada iPad karena fitur sentuhnya yang sangat baik dan mudah digunakan. Pada akhirnya Apple berhasil membangkitkan pasar tablet PC dan membuat iPad 2 hingga iPad 3 yang baru muncul beberapa saat lalu.

Sejak saat itu muncul pesaing-pesaing Apple yang tidak mau kalah dengan mereka dan berusaha memasuki pasar tablet PC. Contohnya adalah Samsung yang mengeluarkan Samsung Galaxy Tab mereka. Yang lain pun ikut menyusul seperti Dell, HP, Toshiba, Blackberry, hingga perusahaan dari China seperti Huawei.

Fitur tablet PC pun sudah sangat jauh berubah dari konsep pertama saat mereka dibuat. Fitur yang paling disukai dari tablet adalah fitur portability dan dapat memakai internet dengan sesuka hati. Orang-orang tentu lebih senang jika barang mereka bisa dibawa kemana-mana. Tablet PC bisa melakukan banyak hal yang dapat memudahkan kita dalam mengerjakan pekerjaan ataupun hanya untuk bersenang-senang. Banyak aplikasi yang dapat digunakan untuk menyimpan catatan kita di dalam tablet tersebut dan kita dapat membacanya di mana pun jika kita membawa tablet PC tersebut. Tablet PC pun dapat digunakan sebagai sarana berkreasi seperti membuat gambar dan musik dengan aplikasi yang ada. Kita pun dapat bersenang-senang dengan tablet PC. Kita dapat mendengarkan lagu, menonton film yang kita simpan di memory tablet tersebut ataupun memainkan game yang ada. 

Jika anda senang berpergian dan menginginkan alat untuk dapat menghibur anda ataupun membantu anda dalam perjalanan mungkin ada baiknya anda menggunakan tablet PC. Siapa yang tahu? Mungkin suatu hari tablet PC akan membuat hidup anda lebih baik dari sebelumnya.

Thursday, January 13, 2011

Capcom Plagiat? Oh my...


Capcom Mobile membuat sebuah game baru, bernama MaXplosion, dimana kita mengendalikan karakter kita melewati laboratorium, sambil meledakan diri. Jika kalian pikir ini mirip sesuatu game, kalian benar.

Game ini mirip dalam hampir semua aspek dengan game 'Splosion Man yang beredar di Xbox Live Arcade

Ini 'Splosion Man...



Dan ini MaXplosion...



Mirip, bukan?

"Gameplay MaXplosion membuat saya sedih", kata Mike Henry, dari Twisted Pixel. "Jika anda ingin mencuri sebuah game, anda setidaknya harus mengerti bagaimana cara membuat game itu menyenangkan... Meminjam itu menyenangkan, kami sering melakukan itu. Tapi ini benar-benar pencurian", tambahnya.

Saya benar-benar tidak menyangka sekarang Capcom sampai melakukan plagiat...
Makin turun saja respect saya ke Capcom =____=

lihat lebih lanjut di sumber : http://kotaku.com/5731482/did-capcom-totally-copy-someone-elses-work